Lompat ke konten
Sampul Ilmu Hukum & Sains Spiritual

Ilmu Hukum & Sains Spiritual

Kembali ke Masa Depan

Dapatkan di

Ilmu hukum dalam pandangan positivisme hukum berkarakter keras, kaku, dan maskulin. Tidak ada kelembutan dan keindahan, tidak ada kehalusan dalam cara bekerjanya hukum, dan tidak ada nurani, rasa, dan moralitas dalam penalaran hukum. Begitu kuat pengaruhnya, sehingga membentuk pemahaman dan perilaku masyarakat dalam berhukum, termasuk banyak ilmuwan di dalamnya. Hukum menjadi teknis-praktis, berlangsung lewat proses peradilan, dan kering dari nilai-nilai kemanusiaan.

Praktik hukum menguatkan posisi oligarki, kekuatan modal, dan monopoli kekuasaan. Kita masih mendengar, melihat, dan menemukan mafia yang mengatur penegakan hukum, keberpihakan hukum kepada pemilik modal dan kekuasaan, serta marjinalisasi masyarakat dengan dalih penegakan hukum.

Dibutuhkan pemahaman baru tentang ilmu hukum yang mampu menjelaskan bagaimana hukum dan aspek spiritualitas bekerja untuk menuntaskan problem sosial masyarakat: nilai spiritual sebagai energi yang menggerakkan. Ilmu hukum yang berbasis nilai religius, kearifan, dan toleransi manusia Indonesia, penghormatan pada kemanusiaan yang beradab, kebersatuan dan kebersamaan, keteladanan (akhlak), menuju keadilan sosial. Ilmu hukum yang utuh, tidak hanya rasional tetapi juga menghadirkan rasa dalam mencari kebenaran: berbasis kesadaran, keragaman, kosmologi, dan kearifan spiritual.

Penerbit
LoGoz Publishing, Bandung
Tahun
2023
ISBN
978-623-7416-65-4